MUSI RAWAS – Polres Musi Rawas bersama instansi terkait mengikuti zoom meeting dalam rangka mengantisipasi fenomena El Nino ekstrem yang dijuluki “Godzilla”.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.. Zoom meeting tersebut turut diikuti oleh jajaran Polres Musi Rawas, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi terkait lainnya.
Zoom meeting di tingkat Polres dipimpin langsung oleh Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Musi Rawas, Kepala BPBD Darsan, Kepala DLH Tedy Lazuardi, serta pihak terkait di Kabupaten Musi Rawas.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi dampak El Nino, seperti kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta krisis air bersih yang berpotensi terjadi di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Musi Rawas.

Fenomena El Nino “Godzilla” merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan El Nino dengan intensitas sangat kuat atau ekstrem. Secara ilmiah, El Niño adalah pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang berdampak pada perubahan pola cuaca global. Julukan “Godzilla” diberikan karena kekuatannya yang luar biasa dan dampaknya yang luas, seperti yang pernah terjadi pada El Nino kuat tahun 1997–1998.
Dampak yang ditimbulkan dari El Nino ekstrem ini antara lain:
Kekeringan berkepanjangan akibat berkurangnya curah hujan
Meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Krisis air bersih di sejumlah wilayah
Penurunan hasil pertanian dan terganggunya ketahanan pangan
Meningkatnya suhu udara yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat
Dalam arahannya, Wakapolri menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam melakukan langkah pencegahan, deteksi dini, serta penanganan cepat apabila terjadi bencana.
“Selain itu, seluruh jajaran diminta untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., membenarkan telah mengikuti zoom meeting dalam rangka antisipasi fenomena El Nino ekstrem yang dijuluki “Godzilla” yang dipimpin oleh Wakapolri.
“Pada intinya kami siap mendukung penuh langkah-langkah pemerintah dalam menghadapi fenomena El Nino ini, dengan mengoptimalkan patroli terpadu, pemantauan hotspot, serta koordinasi dengan instansi terkait,” ujar Kapolres.
Kapolres berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan sinergitas antarinstansi dalam pencegahan dan penanganan dampak El Nino, meningkatkan kesiapsiagaan dini terhadap potensi kekeringan dan karhutla, serta meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Musi Rawas.
Selain itu, diharapkan juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan.
“Yang paling penting adalah respons cepat dan tepat dalam penanganan bencana kebakaran atau dampak El Nino, serta terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya di Kabupaten Musi Rawas, pungkasnya
Erwin







