Kaur, Bengkulu — Hampir tiga bulan berlalu, tragedi mengenaskan yang menewaskan seorang pekerja di lokasi pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di wilayah hukum Polres Kaur masih menyisakan misteri. Meski pemeriksaan terhadap sejumlah pihak telah dilakukan, hingga kini belum ada kejelasan perkembangan penanganan perkara maupun penetapan tersangka yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut, Kamis (30/7/2026).
Kondisi ini memicu sorotan tajam dari kalangan masyarakat dan pemerhati hukum. Praktisi hukum dari Masyarakat Peduli Hukum, Arsis Barwi, S.H., menegaskan bahwa kepolisian harus mengusut tuntas insiden yang merenggut nyawa tersebut hingga memiliki kekuatan hukum tetap.
”Jika sudah ada korban meninggal dunia, kasus ini wajib berjalan sampai tuntas. Harus ada pihak yang dimintai pertanggungjawaban secara hukum, mulai dari pemilik alat berat hingga kontraktor yang mempekerjakan korban. Dalam waktu dekat, kami akan mendatangi Polres Kaur untuk mempertanyakan kejelasan kasus ini,” ujar Arsis kepada awak media.
Arsis juga menekankan bahwa urusan kemanusiaan tidak menghapuskan proses pidana yang sedang berjalan.
”Pemberian santunan kepada keluarga korban memang kewajiban, tetapi unsur pertanggungjawaban pidana tetap harus berjalan. Kasus ini tidak boleh mendadak senyap,” tegasnya.
Kekecewaan senada disampaikan oleh warga setempat, Risdian. Ia menyayangkan lambannya penanganan perkara oleh aparat penegak hukum yang dinilai berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
”Kami sangat menyayangkan kasus kematian di lokasi proyek SR ini seolah berjalan di tempat. Bagaimana kinerja Polres Kaur? Sudah cukup lama berlalu tapi belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan. Bagaimana kepercayaan publik bisa meningkat jika kasus yang sudah jelas seperti ini saja tidak kunjung tuntas?” ungkap Risdian.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak Polres Kaur guna mendapatkan klarifikasi resmi terkait kendala dan perkembangan proses penyelidikan tragedi tersebut. (Iskandar)







