NAGEKEO, NTT – MEDIA NUSANTARA TV |
Menutup Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Nagekeo secara resmi meluncurkan Aplikasi Nagekeo Satu Data (NSD) pada Selasa (30/12/2025) bertempat di Aula Setda Kantor Bupati Kabupaten Nagekeo.
Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus secara resmi melaunching Aplikasi Nagekeo Satu Data (NSD), sekaligus menandai babak baru dalam tata kelola pemerintahan yang berbasis data akurat (data-driven policy) menuju ekosistem digital yang terintegrasi.
Dengan mengusung tema “Penguatan Tata Kelola OPD melalui Nagekeo Satu Data Menuju Sistem Tata Kelola Pemerintah Kabupaten Nagekeo Berbasis Digital”, inovasi ini, merupakan hasil kolaborasi antara BPS Kabupaten Nagekeo dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Bapelitbangda Kabupaten Nagekeo.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para pemangku kepentingan sebagai bentuk dukungan terhadap keterpaduan data daerah, diantaranya, Pimpinan DPRD Kabupaten Nagekeo, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nagekeo, Para Asisten Sekda, Para Kepala Perangkat Daerah (OPD), Kepala BPS Nagekeo beserta jajaran, Para Camat se-Kabupaten Nagekeo, Pengembang Aplikasi dari Natural Computer, Kevin Aga, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Simplisius Donatus menekankan bahwa aplikasi NSD bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan sebuah komitmen strategis untuk menghadirkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Bupati Simplisius juga menegaskan bahwa tanpa ketersediaan data yang valid, pemerintah berisiko mengambil kebijakan yang tidak tepat sasaran (mis-target).
“Data adalah fondasi utama dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan. Peluncuran Nagekeo Satu Data adalah langkah strategis kita untuk memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan dan setiap kebijakan yang diambil benar-benar didasarkan pada data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Bupati Simplisius.
Lebih lanjut, Bupati menginstruksikan agar para Pimpinan OPD dan para Camat berpartisipasi aktif dan tidak hanya menjadi penonton, tetapi lebih sebagai motor penggerak sebagai produsen data yang disiplin.
Bupati menutup sambutannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat dan media untuk ikut mengawal transparansi data.
“Mari kita masuki tahun baru dengan semangat Nagekeo Satu Data demi kesejahteraan masyarakat Nagekeo tercinta,” pungkasnya.
Sementara Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Nagekeo, Angela Regina Maria Wea, S.ST, M.Si, menjelaskan bahwa NSD akan mendorong nilai Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Nagekeo naik dari level 2 menuju level 4 (Terpadu dan Terukur).
Ia mengatakan Keberhasilan NSD tidak diukur dari kecanggihan aplikasinya, melainkan dari kedisiplinan OPD Produsen Data dalam mengelola data dan konsistensi pimpinan menggunakannya
“Kita akan menerapkan SK, SOP, Admin, Timeline hingga jadwal input yang ketat, pelaporan , evaluasi KPI Bulanan, lengkap dengan sistem Reward dan Punishment sesuai hasil evaluasi” jelas Angela.
Angela juga menambahkan bahwa NSD juga dipersiapkan sebagai instrumen kunci mensukseskan Sensus Ekonomi 2026 dan integrasi data DTSEN (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
” Saat ini, modul UMKM dalam NSD telah berhasil menginput 68% dari total 14 ribu usaha di Nagekeo, sebuah capaian signifikan untuk mendukung pemetaan ekonomi daerah” Ungkapnya.
Aplikasi Nagekeo Satu Data yang dikembangkan bersama tim teknis Natural Computer ini dapat diakses secara publik melalui laman: satudata.nagekeokab.go.id.
Di dalamnya terdapat 10 modul utama yang mencakup: Kependudukan, Pertanian, Pekerjaan Umum (PUPR), UMKM, Kesehatan & Pendidikan, Peternakan, Perikanan, dan Pangan (serta modul lainnya).
Acara diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah. Hal ini dilakukan untuk menjamin keberlanjutan data, sehingga Nagekeo memiliki “warisan data” yang kuat bagi generasi mendatang. (Stef)








